when my mind are exploded

Monday, June 12, 2017

Dialog Antar Umat Beragama, Perlukah?

2:18:00 PM Posted by abdul No comments
Dalam kehidupan, mahluk sempurna membutuhkan sebuah pondasi keyakinan yang sangat kokoh. Dalam pondasi tersebut, tersemat nilai-nilai baik yang sebaiknya di lakukan, karena apabila tidak dilakukan, maka akan mendapat malapetaka. Seiring perkembangan sejarah, nilai-nilai luhur dari sebuah keyakinan turut berkembang. Banyak nilai-nilai yang berkembang dinamis atau berubah sesuai dengan sejarah dan zaman nya, ada pula nilai-nilai yang statis atau tidak berubah. Nilai yang dari dulu terbentuk sampai pada perkembangan sejarah masih tetap saja di yakini kebenarannya dengan kuat. Nila-nilai tersebut, pada umumnya dibungkus dalam kata Agama. Agama memberikan petunjuk kepada manusia sebagai mahluk yang sempurna, mana yang baik, dan mana yang tidak baik. Dalam perkembangan nya, muncul beberapa agama yang diyakini oleh manusia. Dalam setiap agama, terdapat nilai-nilai yang terkandung untuk menuntun manusia yang meyakini nya menuju jalan yang lebih baik. Seiring berjalan nya waktu, muncul nilai-nilai yang diteguhkan lagi, bahkan ditambahkan dalam hukum agama. Namun, nilai-nilai tersebut bersifat dinamis, karena tercipta berdasarkan keadaan serta zaman. Dalam menentukan nilai-nilai tersebut, muncul perdebatan antara pihak yang setuju dengan kandungan yang ada di dalamnya, dengan pihak yang menolak isi kandungan nilai tersebut. Hal ini sering kali menimbulkan perpecahan yang mengancam keharmonisan dalam kehidupan antar mahluk, terutama manusia. Untuk menghindari konflik tersebut, maka diperlukan adanya dialog antar pihak yang menghendaki pengesahan nilai tersebut. Dialog disini penting, karena untuk menuju tujuan bersama dan mengutamakan kedamaian. Namun, apabila semua pihak dengan kukuh mempetahankan dialognya tanpa memperhatikan toleransi, maka kedamaian kelak akan menjadi mahal. Dialog bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengertian tentang ajaran dan kehidupan.